"Perkenalan"
Semasa mendirikan kerajaan majapahit ada sebuah kisah yang di rahasiakan prabu Wijaya dan seluruh pengikutnya untuk menutupi keberadaan seorang anak manusia yang diramalkan kelak akan menjadi seorang kesatria dan juga raja yang tak tertandingi.
LEGENDA YANG HILANG
Saat mendirikan kerajaan majapahit para pengikut prabu Wijaya menebang hutan tapi ketika kerajaan itu hampir rampung ada sebuah pohon maja yang besar dan tidak bisa ditumbang,akhirnya patih gajah mada turun tangan untuk menebang pohon itu,dalam usahanya patih gajah mada di halangi oleh seekor siluman tupai yang tinggal di pohon itu,wujud siluman tupai itu memiliki bulu yang terbuat dari nyala api dan memiliki lima ekor,karena tidak mau pergi dari pohon maja tupai dan patih gajah mada pun bertarung dengan begitu hebatnya,prabu Wijaya yang melihat patih gajah mada kualahan menghadapi siluman itu pun turun tangan membantu patih gajah mada yang akhirnya bisa mengalahkan siluman tupai itu,dalam kekalahannya siluman itu mencoba melarikan diri dan masuk kedalam tubuh seorang anak kecil untuk bersembunyi namun diketahui patih gajah mada dan patih gajah mada serta prabu Wijaya menyegel siluman itu didalam tubuh anak kecil yang bernama Bayu samudro agar kelak tidak membuat kekacauan di kerajaan majapahit dan Bayu di asingkan kesebuah hutan terlarang atas permintaan rakyat majapahit yang takut dengan keberadaannya,Bayu yang baru berusia 8 tahun pun harus menghadapi hidup di hutan larangan bersama siluman yang ada di dlam tubuhnya.
Hari demi hari dilaluinya dengan kekosongan dan kehampaan yang selalu menyelimuti fikiran dan hatinya sampai suatu hari Bayu terjatuh dari pohon mangga yang tinggi di dalam hutan saat dia ingin memetik buahnya,kepala Bayu terbentur batu dengan keras hingga tak sadarkan diri,
*******---------*******
dalam fikiran alam bawah sadarnya Bayu bertemu dengan siluman tupai yang ada di dalam tubuhnya,
Siluman :"hai anak manusia,beraninya kau mengusikku?".
Bayu :"aku tidak mengusikmu tapi kau yang ada di dalam tubuhku".
Siluman :"berani sekali kau bicara padaku".
Bayu :"aku tidak takut padamu,karena kamulah aku di usir dan berpisah dengan orang tuaku".
siluman itu tertawa dengan lantang mendengar kata-kata Bayu tapi tidak lama Bayu berpindah tempat dengan cepat kesebuah hamparan luas yang diselimuti awan,ditempat itu Bayu melihat sebuah pintu gerbang yang besar dan indah,Bayu mendekati gerbang itu dan saat gerbang itu terbuka tiba-tiba dia ditarik oleh sebuah kekuatan hebat menjauhi gerbang itu.
LEGENDA YANG HILANG
*******----------*******
Seekor singa siluman yang di usir dari kawanannya karena di anggap pengecut mendatangi tubuh Bayu yang tergeletak di tanah karena siluman singa itu kelaparan dan ingin memakannya namun saat siluman singa itu hampir menggigit Bayu tiba-tiba Bayu bangun dan berteriak keras membuat siluman singa itu kaget dan melompat menjauhnya,siluman singa itu dari jauh melihat Bayu yang terbangun sementara Bayu terengah-engah karena kejadian yang menimpanya saat tak sadarkan diri tadi,dalam ketakutan dan kebingungannya Bayu mendengar suara-suara yang berasal dari arah siluman singa itu berdiri,
Singa :"siapa anak itu?bagaimana dia hidup lagi padahal tadi dia sudah meninggal?".
Bayu :"siapa yang bicara?".
Singa :"apa anak itu bisa mendengarku?".
Bayu :"iya,aku mendengarmu,siapa kau dan apa yang kau inginkan dariku?".
Bayu melihat yang sepenuhnya telah sadar kaget melihat seekor singa sedang mengawasi dan mulai mendekatinya,
Bayu :"pergi kau singa jangan bunuh aku".
Singa :"siapa kau anak kecil?".
Bayu :"namaku bayu tolong jangan bunuh aku".
Singa :"bagaimana kau bisa bicara denganku?
mendengar perkataan singa itu Bayu makin bingung karena dia bisa bicara dengan seekor singa,
Bayu :"aku tidak tahu,tapi benarkah kamu yang berbicara denganku wahai singa".
Singa :"dasar anak kurang ajar,siapa lagi didini selain kita!?".
Bayu :"maaf...!tapi bagaimana aku bisa bicara padamu singa".
dalam kebingungannya Bayu mendengar suara siluman tupai yang ada di dalam tubuhnya,
Tupai :"beraninya kau mengambil kekuatanku Bayu!?".
Bayu :"apa maksudmu?".
Singa :"bicara dengan siapa kau anak kecil?".
Bayu :"aku bicara dengan siluman di dalam diriku".
Tupai :"jika aku bisa keluar dari penjara ini,kaulah yang pertama akan kubunuh anak kecil".
siluman singa itu bingung melihat Bayu yang bicara sendiri dan dia pun menggunakan kekuatannya untuk melihat apa yang ada di dalam tubuh Bayu samudro,betapa kagetnya singa itu setelah tahu bahwa di dalam tubuh Bayu ada makluk lain dari bangsa siluman,singa itu pun mendekati bayu dan menanyakan tentang bagaimana siluman itu ada di dalam tubuh Bayu dan setelah mendengar cerita dari Bayu,singa itu akhirnya mengerti kenapa Bayu bisa hidup lagi,
Singa :"jadi karena kekuatan siluman yang ada di tubuh itulah kau hidup lagi Bayu".
Bayu :"hidup lagi?".
Singa :"tadi aku hampir memakanmu karena kau sudah meninggal tapi tiba-tiba kau bangun lagi".
Bayu :"bagaimana bisa?".
Singa :"jika kau mati maka siluman yang ada di tubuhmu itu akan ikut mati"
Bayu :"siluman ini ikut mati?".
Singa :"iya,karena dia terikat denganmu dan karena itu juga kau telah menyerap kekuatannya tanpa kau sadari saat kau hidup lagi".
Tupai :"bicara apa kau singa bodoh,aku tidak akan bisa mati karena aku ini abadi dan juga raja siluman".
setelah perdepatan yang membingunkan Bayu pun beranjak pergi kerumahnya untuk makan karena sudah lapar.
Bayu mulai menyadari kekuatan dari siluman di dalam tubuhnya dan mulai belajar ilmu kanuragan yang di ajarkan siluman Singa yang kini menjadi teman Bayu dan Bayu memanggil siluman Singa itu dengan sebutan Cleo,hari demi hari,bulan demi bulan Bayu berlatih ilmu kanuragan hingga tanpa disadari ia telah berusia 13 tahun.Suatu hari Bayu ingin pergi dari hutan larangan untuk mengembara mencari jati diri tapi Cleo mencoba menghalanginya,
Bayu :"sudah saatnya aku pergi dari sini dan mencari jati diriku".
Cleo :"mungkin kau benar Bayu tapi apa kau lupa dengan dirimu".
Bayu :"aku tidak lupa Cleo,aku berada disini karena semua orang takut padaku karena Rubi".
(Rubi adalah nama panggilan dari Bayu pada siluman tupai di dalam tubuhnya).
Bayu :"dan karena itulah aku harus pergi dari sini".
Cleo :"untuk apa Bayu,kita pasti akan tetap di jauhi dan di takuti oleh orang lain".
Bayu :"aku tidak peduli dan aku berjanji padamu dan juga Rubi bahwa suatu saat nanti sumua orang tunduk dan hormat pada kita bukan karena mereka takut pada kita namun karena mereka menghormati dan juga menginginkan keberadaan kita".
Rubi :"dasar anak bodoh,jangan membual di depanku,karena itu tak akan pernah terjadi".
Bayu :"kita lihat saja dan akan kubuktikan janji yang telah ku ucapkan padamu".
melihat tekat dan semangat Bayu samudro membuat Cleo tak bisa menolak keinginan tulusnya,mereka pun berangkat meninggalkan hutan larangan dan memulai petualangan baru.Bayu mengembara mencari jati diri dan menumpas kejahatan serta menolong rakyat lemah yang selalu di temani Cleo.Suatu hari Bayu yang menunggangi Cleo berlari kencang menuju tempat baru yang akan mereka singgahi tapi tiba-tiba Cleo menghentikan langkahnya secara mendadak membuat Bayu terpental kedepan hingga jatuh ke semak-semak,
Bayu :"apa yang terjadi Cleo?kenapa berhenti mendadak?".
Cleo :"maaf Bayu,aku lupa belum memberi tanda".
Bayu :"apa....?hanya karena itu aku sampai jungkir balik di semak-semak".
Cleo :"iya".
dalam pembicaraan mereka Bayu mendengar suara perkelahian dan dia pun mencari tahu darimana asal suara itu,sampailah Bayu di pinggir hutan dan melihat sebuah arena tanding para pendekar.
LEGENDA YANG HILANG
*******----------*******
Di kerajaan kediri ada salah satu anak dari raja kediri bernama Raden Ayu Roro Puji Astutik,usianya 12 tahun walau masih kecil Raden Ayu menjadi buah bibir banyak orang karena selain cantik dia memiliki sifat dari kedua orang tuanya yaitu welas asih dan juga suka menolong rakyat lemah,rakyat kerajaan kediri sangat senang dan bangga memiliki Raden Ayu yang selalu memikirkan kesehjateraan mereka,bahkan para petinggi kerajaan dan juga saudara-saudara Raden Ayu begitu menghormatinya walau Raden Ayu masih kecil.
Suatu hari sang raja dari kerajaan kediri membuat sayembara yang isinya adalah untuk mencari pengawal tangguh bagi putri kecilnya Raden Ayu Roro Puji Astutik,setelah sayembara disebar dan persiapan untuk mengadakan sayembara selesai akhirnya pertandingan para pendekar pun di mulai untuk memperebutkan jabatan sebagai pengawal pribadi untuk Raden Ayu Roro Puji Astutik,seluruh rakyat dan petinggi kerajaan berkumpul menyaksikan pertandingan itu,termasuk Raja dan Ratu Kediri serta Raden Ayu Roro Puji Astutik dan saudara-saudaranya.
*******----------*******
Bayu samudro yang melihat pertandingan itu dari pinggir hutan berniat ikut bertanding untuk menguji kemampuan bertarungnya,Bayu meminta Cleo bersembunyi dan mengawasinya dari pinggir hutan agar orang-orang di tempat pertandingan itu tidak ketakutan saat Bayu ikut tanding.Sesampainya di arena pertandingan Bayu mengamati dua pendekar bertarung di atas arena,dalam penglihatan Bayu dia melihat salah satu pendekar itu berbuat curang untuk memenangkan pertarungan hingga lawannya kalah dan turun dari arena dalam keadaan terluka parah,melihat peristiwa itu Bayu tidak tinggal diam dia naik ke atas arena untuk melawan pendekar yang menang tadi,semua orang tertawa melihat Bayu yang masih berusia 13 tahun naik ke arena tanding,sedang pendekar yang ada di atas arena itu terlihat geram dan marah,
Pendekar :"maaf sang raja,ini sebuah hinaan bila harus melawan anak kecil ini".
Bayu :"maaf sang raja,bukankah di lembaran besar itu tertulis siapa pun bisa mengikuti pertandingan ini".
Raja :"benar nak,tapi ini untuk para pendekar".
Bayu :"hamba juga seorang pendekar dan hamba akan mengalahkannya".
Pendekar :"lancang bicaramu anak kecil,kau tidak tahu siapa aku!?".
Bayu :"aku tidak peduli,yang jelas aku akan mengalahkanmu".
Pendekar :"ha.......ha.......ha........!sebaiknya pulanglah ke orang tuamu".
Bayu :"jika kau takut melawanku sebaiknya kisanak pergi saja kedapur dan memasak seperti perempuan".
mendengar ucapan Bayu pendekar itu sangat marah merasa di permalukan oleh Bayu samudro,
Pendekar :"beraninya kau!majulah dan akan ku potong lidahmu".
Raja :"anak kecil sebaiknya kau turun dan pergi dari arena sebelum kau menyesal".
Bayu :"hamba tidak akan pernah menyesal dengan pilihan hamba raja"
Raja :"baiklah kalau begitu".
setelah Raja Kediri setuju akhirnya Bayu pun bertanding melawan pendekar itu,semua orang terkejut melihat Bayu bisa menangkis semua serangan hebat dari lawannya bahkan seolah-olah Bayu sedang mempermainkan pendekar itu,Bayu berhasil mengambil sebuah botol dari bambu milik lawannya dan menyimpannya setelah sebagian isinya di lempar dan mengenai mulut pendekar yang terluka tadi serta beberapa kali Bayu berhasil menendang wajah pendekar itu,
Raja :"hebat sekali anak itu".
Ratu :"benar kakanda raja,anak itu hebat sekali".
Raden Ayu :"dia juga tampan ibu".
sambil tersipu malu Raden Ayu mengucapkan itu membuat salah satu saudaranya yang bernama Wulandari ikut bicara menggoda adiknyaitu,
Wulan :"adikku sudah tahu pria tampan ibu,hihihi.....".
Raden Ayu :"ibu...!mbak yu Wulan menggodaku".
Ratu :"sudah-sudah jangan mulai lagi".
kembali Bayu bertarung melawan pendekar itu hingga Bayu tergores pedang lawannya di bagian dada namun Bayu juga berhasil membuat lawannya terluka juga oleh senjatanya sendiri,pendekar itu kebingungan dan mencari sesuatu di pinggangnya setelah terkena pedangnya sendiri namun tidak menemukan yang dia cari,
Bayu :"apa kisanak mencari tempat minum ini?".
Pendekar :"berikan padaku,cepat....!".
Bayu :"kenapa kau begitu takut oleh senjatamu sendiri kisanak?".
Pendekar :"diam kau dan cepat berikan padaku!".
dengan berani Bayu membuang sisa minuman itu yang ternyata adalah penawar racun yang ada di pedang lawannya,mereka kembali bertarung memperebutkan botol itu namun racun telah menyebar ke tubuh Bayu dan pendekar itu membuat tubuh mereka menjadi lemas dan tak berdaya hingga keduanya terjatuh setelah sama-sama terkena pukulan,dengan sisa tenaga Bayu kembali bangun,
Bayu :"ternyata benar dugaanku,senjatamu beracun".
semua yang menyaksikan pertarungan itu terdiam dan terkejut mendengar ucapan Bayu,sementara pendekar yang tadi terluka oleh pedang beracun dan telah minum obat penawar yang di lempar Bayu tadi sembuh dia kembali naik ke arena dan langsung menikam pendekar yang meracuninya tadi hingga meninggal,Bayu kembali terjatuh dan tak sadarkan diri oleh pengaruh racun di tubuhnya,melihat Bayu yang terancam Cleo berlari dan melindungi Bayu,Cleo menggerak- gerakkan tubuh Bayu yang tergeletak namun tak mau bangun,Raja Kediri dan pengikutnya serta beberapa pendekar mencoba menolong Bayu samudro tapi di halangi oleh Cleo yang takut mereka akan membunuh Bayu, melihat kejadian itu Raden Ayu yang tidak tega melihat Bayu ikut naik ke arena dan setelah berada di depan Cleo Raden Ayu berlutut dan menyampaikan niatnya,
Raden Ayu :"maaf Singa,ijinkan hamba menolongnya,jika tidak dia akan meninggal".
melihat dan mendengar ucapan Raden Ayu yang tulus ingin menolong Bayu membuat Cleo memberikan kesempatan pada Raden Ayu untuk menolong Bayu,dengan cepat Raden Ayu menghampiri dan memeriksa keadaan Bayu lalu memanggil ayahnya,
Raden Ayu :"romo,dia masih hidup,tolong bawa ke kamarku biar bisa di obati".
dengan langkah ragu akan di serang Cleo Raja Kediri pun menghampiri Bayu dan putrinya lalu membawa bayu ke kamar Raden Ayu untuk di obati.Raja Kediri kembali ke tempat pertandingan untuk melanjutkan samyembara sedang Raden Ayu dan ibunya merawat Bayu samudro,selama dirawat Raden Ayu dan Ibunya Cleo selalu mendampingi Bayu di ranjang,tapi Raden Ayu tidak takut sedikit pun untuk mengobati Bayu walau Cleo ada di dekatnya.
*******---------*******
Di alam bawah sadar Bayu kembali dia berada disebuah hamparan luas yang tertutup awan dan melihat gerbang besar yang indah lagi seperti sebelumnya,saat berada di depan gerbang itu pintunya terbuka,wajah Bayu terlihat merona dan bahagia melihat seorang wanita yang menatapnya sambil tersenyum yang tidak lain adalah ibunya Bayu samudro yang selama ini dia rindukan,dengan bahagia Bayu melangkah untuk menghampiri ibunya tapi sebelum melangkah sampai gerbang dia kembali ditarik kekuatan hebat hingga menjauh dan gerbang itu hilang dari pandangannya.
*******--------*******
Pagi hari Raden Ayu membersihkan tubuh Bayu yang berkeringat dan dia melihat mata Bayu mulai berkedip,begitu tegangnya Raden Ayu yang berharap Bayu lekas sembuh membuatnya begitu dekat melihat Bayu,Cleo yang juga melihatnya langsung mengaum keras hingga tiba-tiba Bayu tersentak dan terbangun membuat Raden Ayu kaget dan tanpa sengaja kening mereka beradu,mereka berdua kesakitan sambil mengusap kening masing-masing,Bayu yang belum sadar sepenuhnya mengaggap itu adalah Cleo,
Bayu :"Cleo kenapa teriak keras sekali,aku masih ngantuk".
sementara Cleo hanya tertawa melihat Bayu dan Raden Ayu mengusap kening,Bayu kembali berbaring menahan sakit di keningnya sedang Raden Ayu mendekati Bayu lagi untuk memastikan keadaan Bayu,saat Bayu membuka mata dia kaget dan tersentak bangun melihat ada gadis didekatnya dan tanpa sengaja Bayu mencium pipi Raden Ayu Roro Puji Astutik,wajah Raden Ayu memerah karena malu di cium Bayu pun tertunduk dan tersipu sambil memegang pipinya yang tadi di cium Bayu tanpa sengaja,sementara Bayu langsung turun dari ranjang mencoba menutupi Cleo dengan tubuhnya saat pintu kamar terbuka dan ada Ratu Kediri serta beberapa orang datang kekamar,
Ratu :"kenapa kamu berdiri di situ nak?apa kamu sudah sembuh?".
Bayu :"tidak apa-apa,hamba sudah sembuh".
Ratu :"sebaiknya kamu duduk dulu biar dirawat lagi lukamu".
Bayu :"hamba di sini saja".
Ratu :"kenapa kamu menghalagi singa itu?".
Bayu :"kalian semua melihatnya?".
Ratu :"tentu saja sejak kamu terluka 2 hari yang lalu putriku dan singa itu yang selalu merawatmu".
Bayu berbalik menghadap Cleo dan bicara padanya,
Bayu :"kenapa kamu kemari Cleo,mereka akan takut pada kita!?".
Cleo :"maaf Bayu,aku tidak bisa meninggalkanmu saat kau terluka".
Bayu :"tapi......".
Ratu :"kamu bicara dengan siapa nak?dan siapa Cleo?".
Bayu :"singa ini namanya Cleo dan aku bicara padanya,dia adalah temanku".
Wulan :"kamu berteman dengan singa?".
Bayu :"iya,dia temanku sejak kecil".
sambil berbincang Bayu kembali duduk ke ranjang dan tabib memeriksa lukanya yang tertutup ramuan,sedang Putri Wulandari memperhatikan adiknya yang duduk di dekat Bayu sambil tersipu dan memegangi pipinya,
Wulan :"kamu kenapa Ayu?".
Raden Ayu :"ti.....tidak apa-apa mbak yu".
Ratu :"kenapa pipimu Ayu?kamu sakit gigi?".
Raden Ayu :"tidak ibu,aku tidak apa-apa".
dengan gaya bercandanya yang selalu menggoda adiknya,putri Wulandari bicara,
Wulan :"jangan-jangan kamu habis di cium ya sama dia!?".
wajah Raden Ayu makin merah mendengar godaan dari kakaknya,
Bayu :"maaf...!tadi hamba tidak sengaja menciumnya".
mendengar jawaban Bayu membuat Raden Ayu turun dari ranjang dan memeluk ibunya sambil terus memegang pipinya yang tadi di cium Bayu,suasana makin ramai dengan candaan dari putri Wulandari yang suka sekali menggoda adiknya.Tabib yang membersihkan luka Bayu kaget saat luka di dada Bayu hilang tanpa bekas,
Tabib :"siapa kau sebenarnya nak?".
Bayu :"namaku Bayu Samudro".
Tabib :"bagaimana lukamu bisa hilang?".
Bayu :"tidak tahu".
setelah itu Bayu dan Cleo pun di beri makan lalu diminta istirahat lagi untuk memulihkan tenaganya.
Selama 5 hari Bayu dan Cleo berada di kerajaan Kediri yang selalu di temani Raden Ayu Roro Puji Astutik,setelah merasa sembuh Bayu berpamitan untuk kembali meneruskan pengembaraannya,tapi sebelum pergi Bayu dan Cleo berkeliling kerajaan di temani Randen Ayu,saat berada di sebuah desa Bayu melihat sekawanan perampok sedang menyiksa rakyat kecil,Bayu dan beberapa pengawal kerajaan pun melawan perampok itu hingga perampok itu menyandra Raden Ayu,Bayu berusaha menolong Raden Ayu membuat Raden Ayu terluka,entah kenapa Bayu begitu marah melihat Raden Ayu terluka sampai dia tak bisa mengendalikan kemarahannya dan Rubi pun mengendalikan Bayu menghancurkan dan membunuh semua yang ada di tempat itu dan saat akan membunuh Raden Ayu tiba-tiba Bayu seperti kesakitan,Bayu dan Cleo pun meninggalkan Raden Ayu sendirian menangis disana setelah melihat Raja dan prajurit dari kediri datang,Sang Raja begitu marah melihat desa dan rakyatnya di hancurkan oleh Bayu samudro namun Raden Ayu tetap pada pendiriannya bahwa Bayu tidak bersalah sambil menangis melihat Bayu dan Cleo pergi meninggalkannya.
0 komentar:
Posting Komentar